4 Penyebab Sakit Mata Pada Umumnya

Penyebab Sakit Mata Pada Umumnya – Mata merupakan anugerah tuhan yang luar biasa, tanpa mata seorang hidupnya akan menggantungkan dengan indera peraba dan orang lain. Bagaimana jadinya seorang yang tidak dapat melihat? Pasti tentunya akan merasa ada yang kurang dan terlebih lagi tidak dapat menikmati keindahan hidup di bumi ini.

Mata Normal dan Penyebab Sakit Mata

Mata Normal dan Penyebab Sakit Mata

 

Kenali 4 Penyebab Sakit  Mata Pada Umumnya

Mata seorang normal sejak dilahirkan memiliki fungsi 103 juta sel penerima cahaya dan 30 juta molekul pigmen yang berfungsi untuk menerjemahkan warna apa yang dilihat sebelum disampaikan ke otak. Namun selama hidup mata manusia tidak bisa berjalan dengan normal, lantas apa penyebabnya?

Untuk itu kenalilah penyebab sakit mata pada umumnya agar mata anda berfungsi dengan baik sampai tua nanti :

  1. Alergi

Penyebab sakit mata pada umumnya adalah elergi. hal ini biasa disebabkan oleh faktor benda external, contoh yang paling sering dijumpai adalah debu, ketika selaput mata tidak dapat melindungan dari debu, maka debu akan masuk ke kelopak mata yang dapat menyebabkan peradangan otot menjadi melebar atau biasa dikenal dengan mata merah. Salah satu penyebabnya adalah elergi, untuk tips menghindari mata merah dari benda asing pergunakanlah pelindung mata, baik kontak lens ataupun kaca mata. Jika memakai kontak lens, gunakan yang sesuai dengan rekomendasi oleh ahli mata ataupun dokter. Baca selengkapnya mengenai kontak lens yang sehat.

  1. Lecet Kornea

Penyebab sakit mata yang kedua adalah lecet kornea, atau terluka karena gesekan pada kornea mata. Penyebab sakit mata ini sama dengan masalah pada nomer satu yang terjadi karena benda asing masuk ke kelopak mata. Jika benda asing menggores mata anda terlalu lama, maka akan berakibat pengurangan sensitivitas terhadap cahaya, tak hanya itu untuk kasus yang lebih parah dapat berakibat infeksi dari bakteri. Beberapa bakteri dalam kurun waktu 24 jam dapat mengakibatkan cidera yang serius bahkan sampai kebutaan. Baca juga selengkapnya bakteri melalui benda asing yang dapat membahayakan mata.

Untuk tips menghindari penyebab sakit mata karena lecet kornea, anda dapat memakai pelindung mata dan jangan sesekali menggosok jika benda asing masing masuk ke dalam kelopak mata, semakin anda dapat terjadi perandangan otot atau mata merah. Pergunakan air atau tiupan angin dari seseorang untuk membersihkan kotoran yang masuk.

  1. Bahan Kimia

Dalam sehari – hari, tentunya tidak terlepas dengan zat kimia. Zat kimia pun dapat bermacam-macam mulai dari shampo, sabun dan pembersih lantai. Penyebab sakit mata yang ketiga ini sangat rawan dengan iritasi jika berhadapan dengan zat yang memiliki korosif sangat tinggi. Pernah dikabarkan media berita petugas pembersih kaca pada rumah sakit mengalami kecelakan ketika hendak mengambil porstex, tutup botol porstex yang hendak dibuka tidak dipegangi dengan erat dan akhirnya tertumpah di wajah, karena zat kimia pada pembersih kaca sangat korosif dalam membersihkan kuman terkena dapat berdampak iritasi yang luar biasa dan pekerja pun sangat panik. Akibat kecerobohan ini penderita mengalami kebutaan, setelah dokter memberikan pertolongan pengobatan intensif terhadap penyebab yang dideritanya, namun mata tersebut tidak bisa kembali pulih seperti layaknya melihat dengan normal.

Banyak zat berbahaya lain, contoh lain adalah shampo. Memang shampo memiliki zat yang tidak korosif dalam merusak mata, namun perlu dirasakan, apapun yang dapat menyebabkan mata anda perih berarti juga dapat mengakibatkan iritasi meskipun iritasi cukup kecil. Baca juga 13 jenis penyakit mata yang berbahaya.

  1. Kebiasaan Buruk

Membaca sambil tidur, menonton TV terlalu dekat, sering begadang di depan laptop, dan kegiatan lain yang dapat memicu kontak dengan mata. Meski efek kerusakan ini tidak langsung, namun dalam jangka panjang juga dapat dirasakan seperti mata minus, silinder, dan rabun.
Terima kasih, semoga tips informasi ini bisa bermanfaat .

Ay0k! Share Ini..

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>