Apakah Kanker Otak Penyakit Keturunan ? Inilah Alasannya

Siapa tak kenal dengan kanker otak, beberapa faktor juga dapat memicu kanker tersebut namun ada satu pemicu yang tidak bisa dihindari yaitu faktor keturunan orang tua. Kanker otak merupakan penyakit yang dapat membuat sel sendiri di bagian kepala dan mengembang pesat sesuai dengan tingkatan stadium masing – masing.

Kita telah mengenal bahwa orang tua tidak sekedar mewarisi sifat saja melainkan penyakit juga akan selalu diturunkan kepada anak – anaknya. Maka tak heran, bila anda hendak pergi ke rumah sakit dengan keluhan apapun pasti ditanya “apakah orang tua punya riwayat penyakit?” hal ini sering dilontarkan dokter, yang bertujuan diagnosis “apakah ada kaitannya dengan gejala penyakit turunan orang tua?”bila iya maka cenderung di ambil tindakan untuk tes darah, ditakutkan penyakit turunan tersebut sudah mulai menunjukkan reaksi.

 

ilustrasi alur penyakit kanker otak melalui genetik keturunan

ilustrasi alur penyakit kanker otak melalui genetik keturunan

Lantas Apakah Kanker Otak Penyakit Keturunan ?

Bisa iya tapi tidak 100%, hal ini sesuai gabungan dua genetik yang mana akan menghasilkan genetik yang belum diketahui secara pasti, untuk memastikannya diperlukan tes darah. Maka dari itu “orang tua yang memiliki penyakit tumor otak” maka “tingkat resiko anak mengalami kanker otak cenderung lebih besar” itulah kesimpulannya.

 

Apa Yang Dilakukan Bila Orang Tua Kita Memiliki Riwayat Penyakit Kanker Otak?

Dengan mengetahui informasi riwayat penyakit orang tua, bukan berarti berakhirnya kehidupan anda. Sehingga kanker sejak dini sangat mudah di sembuhkan dan dibinasakan.

Anda juga dapat mengantisipasi kesembuhan itu melalui gaya hidup sehat, olahraga rutin, makanan sehat, dan sebisa mungkin jauhi asap rokok, minuman alcohol dan narkoba.

 

Apakah Ada Cara Untuk Menghindarkan Anak Kita Mewarisi Kanker Otak Dari Orang Tua?

Salah satu cara adalah melakukan pemeriksaan sebelum melakukan hubungan intim, apakah kedua pasangan memiliki gen penyakit tumor otak yang diturunkan ke anaknya kelak? Bila ada, apakah mereka berdua sanggup dan siap menghadapinya.

 

Sumber : cancer.org

Ay0k! Share Ini..

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>