Bahaya Vitamin Sintetik Pada Tubuh

Bahaya Vitamin sintetik Pada Tubuh – atau sintetis masih belum banyak dikenal oleh masyarat umum, vitamin sintetik merupakan vitamin buatan yang dibuat dengan sengaja oleh produsen baik untuk kepentingan kesehatan maupun kepentingan komersil di pasar.

bahaya vitamin sintetik pada tubuh

bahaya vitamin sintetik pada tubuh

Banyak sekali vitamin sintetik yang dijual dipasaran, baik berupa botol minuman maupun tablet dan pil. Jika ditelurusi lebih lanjut oleh sebagian pendapat (opini) masyarakat, yang disebut vitamin adalah “sesuatu yang masuk dan berguna untuk tubuh”. Dari pendapat masyarakat sudah memiliki salah kaprah, vitamin memang baik untuk kesehatan namun juga harus diperhatikan “berasal dari manakah vitamin itu dan apakah vitamin itu dibutuhkan oleh tubuh”.
Riset dari Pauling mengenai diagnosis vitamin C yang kerap dikonsumsinya untuk mengobati penderita kanker dan telah diuji sebanyak 3 kali menghasilkan data :

  1. Tidak ada keuntungan mengkonsumsi vitamin C secara terus menerus untuk mengharapkan kesembuhan dari kanker, melainkan vitamin yang dikonsumsi tersebut dapat memberikan efek berlawanan (kerusakan).
  2. Dosis yang dikonsumsi jika terlalu berlebihan menyebabkan diare.

 

Dari riset, vitamin C yang dimaksud adalah vitamin sintetik, sedangkan vitamin yang berasal dari buah-buahan tersebut merupakan vitamin alami yang baik untuk tubuh dan tidak menimbulkan efek samping.

 

Bahaya vitamin sintetik pada tubuh yang kerap timbul pada pengkonsumsi secara berlebihan dan terus menerus, antara lain:

  1. Diare
  2. Sakit perut
  3. Elergi
  4. Pembebanan penyaringan ginjal yang berakibat gagal ginjal

 

Sahabat tips kesehatan, mengkonsumsi vitamin sintetik pun perlu dibutuhkan pada salah satu penderita yang memang tidak dapat mengkonsumsi makanan secara berlebihan, salah satu contoh yaitu pemberian vitamin sintetik daya nafsu makan perlu dibutuhkan untuk anak yang sukar makan, agar anak tersebut dapat tumbuh secara maksimal karena makanan yang dikonsumsinya, namun juga perlu diperhatikan ketika anak tersebut sudah mulai nafsu makan, maka vitamin sintetik tersebut harus dihentikan karena sifat dari vitamin sintetik tersebut adalah membantu.

 

Riset ini juga didapat dari pauling yang menyatakan vitamin sintetik C memiliki efek antihistamin atau memberikan efek pereda sementara bagi penderita flu dan akan kembali sakit setelah beberapa jam kemudian, karena vitamin sintetik tersebut sebenarnya memberikan perbaikan palsu.

 

Ay0k! Share Ini..

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>